Undang-undang tentang Website Desa - Sistem Informasi Desa

Undang-Undang Tentang Website Desa atau Sistem Informasi Desa

Regulasi tentang Website Desa atau Sistem Informasi Desa (SID) untuk mempermudah pelayanan Pemerintah Desa kepada warganya diatur dalam Undang-Undang

Jika Anda adalah pemerintah desa, sudah seharusnya menggunakan sistem informasi desa. Sistem informasi desa atau yang biasa disebut dengan SID merupakan sebuah aplikasi yang digunakan untuk mengelola data di desa.

undang-Undang Sistem Informasi Desa atau Website Desa

SID yang baik dirancang sebagai alat dukung untuk pelayanan di kantor desa. Fungsi yang dapat dilakukan antara lain administrasi kependudukan, perencanaan, pelaporan, inventarisir aset kantor desa, inventarisir sarana prasaranan di desa, pengelolaan anggaran desa,  layanan publik, dan lain sebagainya.

Sejatinya, sistem informasi desa harus dikembangkan oleh pemerintah atau pemerintah daerah, sebagaimana tertulis dalam undang-undang desa. Pelaksanaannya bisa menggunakan APBN, APBD, ataupun APBDes tergantung dengan kondisi yang ada pada daerah tersebut. Undang-undang yang mewajibkan SID tersebut berada pada pasal 86 dan berbunyi sebagai berikut:

  1. Desa berhak mendapatkan akses informasi melalui sistem informasi Desa yang dikembangkan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota.
  2. Pemerintah dan Pemerintah Daerah wajib mengembangkan sistem informasi Desa dan pembangunan Kawasan Perdesaan.
  3. Sistem informasi Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (2) meliputi fasilitas perangkat keras dan perangkat lunak, jaringan, serta sumber daya manusia.
  4. Sistem informasi Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (2) meliputi data Desa, data Pembangunan Desa, Kawasan Perdesaan, serta informasi lain yang berkaitan dengan Pembangunan Desa dan pembangunan Kawasan Perdesaan.
  5. Sistem informasi Desa sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dikelola oleh Pemerintah Desa dan dapat diakses oleh masyarakat Desa dan semua pemangku kepentingan.
  6. Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota menyediakan informasi perencanaan pembangunan Kabupaten/Kota untuk Desa.

Adapun, manfaat dari penggunaan SID ini sangat banyak. Indota akan mencoba menjabarkan berdasarkan pengalaman kami.

1. Mengelola data kependudukan secara efisien dan valid´╗┐

Setelah menggunakan SID, pemerintah desa akan lebih cepat saat mencari data penduduk, tidak perlu bolak balik untuk membuka kartu keluarga.

Undang-undang tentang website desa

OpenSID yang dikembangkan oleh Komunitas Open SID dirancang dengan fitur robot, saat ada data yang kosong ataupun bermasalah, sang robot akan memberitahukannya kepada operator. Fitur validasi data menjadi keunggulan dari SID dibandingkan dengan menggunakan data kertas atau spreadsheet saja.

2. Pelayanan cepat

Setelah menggunakan SID, pelayanan cetak surat menjadi lebih cepat. Robot di OpenSID dirancang untuk mempermudah cetak surat. Operator hanya perlu mencari nama penduduk, lalu biarkanlah robot OpenSID yang akan bekerja untuk membuat surat yang diperlukan.

Saat mencari data penduduk, Aplikasi OpenSID akan bekerja untuk mencarikan data sesuai dengan instruksi operator. Mencari secara spesifik misalkan perempuan, belum menikah, usia 25 tahun, pendidikan SMA.

3. Transparansi desa

SID bekerja untuk mempermudah transparansi desa kepada warga. Panda SID terdapat fitur yang berfungsi ganda. Di saat pemerintah desa menginput dana APB Desa untuk pelaporan, saat itu juga transparansi anggaran akan muncul pada website desa.

Contoh pada Website Desa Balang Butung pada bagian bawah ( footer) terdapat informasi Anggaran Belanja, Pendapatan ataupun Pembiayaan. Selain itu dalam website SID tersebut mampu memberikan informasi aktual sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa di Balang Butung.

4. Pelaporan Kegiatan Pemerintah Desa

SID mempermudah untuk pelaporan bagi pemerintah desa kepada masyarakatnya. Selama ini, Pemerintah Desa sudah sering melaporkan segala kegiatannya melalui media sosial. Hanya saja pelaporan tersebut tidak terorganisir, misalkan hanya melalui akun facebook pribadi milik kepala desa. Jenis pelaporan seperti ini hanya akan berdampak hanya kepada akun yang menjadi teman kepala desa di facebook. Teknologi Indota hadir untuk merapikan kebiasaan tersebut. Meskipun hanya dilakukan lewat media sosial, pelaporan tersebut akan sinkron ke website sehingga dapat dilihat oleh siapa saja, tanpa harus menjadi teman di facebook.

5. Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)

Dengan adanya sistem informasi desa tentunya Staff dan masyarakat itu sendiri mampu menjawab tantangan era digital yang sangat pesat perkembangannya di masa kini.

Staff dan masyarakat dituntut untuk bisa memanfaatkan Teknologi informasi dan Komunikasi di era digital ini yang tentunya harus seiring dengan pengembangan sumber daya manusia (SDM) Staff atau masyarakat itu sendiri.

6. Pemerintah Desa Tertib Administrasi

Sistem Informasi Desa (SID) bekerja untuk mempermudah pelayanan Pemerintah Desa Benteng Gattareng terhadap seluruh masyarakat

Administrasi Pemerintahan Desa adalah keseluruhan proses kegiatan pencatatan data dan informasi mengenai Pemerintahan Desa pada Buku Register Desa.

Dalam rangka mewujudkan tertib administrasi desa yang mampu berfungsi sebagai sumber data dan informasi dalam penyelenggaraan pemerintahan Desa, pelaksanaan pembangunan, pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat, pemerintah menetapkan permendagri_no-47_th_2016 tentang administrasi-pemerintahan-desa Administrasi Pemerintahan Desa, terdiri dari

  1. Administrasi Umum
  2. Administrasi Penduduk
  3. Administrasi Keuangan
  4. Administrasi Pembangunan

Dalam Sistem Informasi Desa sudah terdafat fitur-fitur yang adminitrasi umum, Penduduk, Keuangan dan pembangunan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *